[PDF] Download ↠ Renungan dan Perjuangan | by ✓ Sutan Sjahrir H.B. Jassin

By Sutan Sjahrir H.B. Jassin | Comments: ( 826 ) | Date: ( Oct 15, 2019 )

Buku Renungan dan Perjuangan terdiri dari 2 bagian Bagian I Renungan Dalam Tahanan adalah terjemahan dari Indonesische Overpeinzingen, yang diterbitkan di Amsterdam tahun 1945 Sedangkan Bagian II Aksi adalah tulisan Sutan Sjahrir yang ditulis atas permintaan Charles Wolf, Jr untuk dimuat dalam Out of Exile, yang diterbitkan di New York tahun 1948 Keseluruhannya diteBuku Renungan dan Perjuangan terdiri dari 2 bagian Bagian I Renungan Dalam Tahanan adalah terjemahan dari Indonesische Overpeinzingen, yang diterbitkan di Amsterdam tahun 1945 Sedangkan Bagian II Aksi adalah tulisan Sutan Sjahrir yang ditulis atas permintaan Charles Wolf, Jr untuk dimuat dalam Out of Exile, yang diterbitkan di New York tahun 1948 Keseluruhannya diterjemahkan oleh HB Jassin Dikutip dari Blog ini


  • Title: Renungan dan Perjuangan
  • Author: Sutan Sjahrir H.B. Jassin
  • ISBN: null
  • Page: 483
  • Format: Paperback

About Author:

Sutan Sjahrir H.B. Jassin

Sutan Syahrir atau juga dieja sebagai Soetan Syahrir lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, 5 Maret 1909 wafat di Z rich, Swiss, 9 April 1966 pada umur 57 tahun adalah seorang politikus dan perdana menteri pertama Indonesia Ia menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia dari 14 November 1945 hingga 20 Juni 1947 Syahrir mendirikan Partai Sosialis Indonesia pada tahun 1948 Beliau meninggal dalam pengasingan sebagai tawanan politik dan dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.Sumber lain silakan baca juga, Sutan Sjahrir Laporan Utama Majalah TempoRiwayatSyahrir mengenyam sekolah dasar ELS dan sekolah menengah MULO terbaik di Medan, dan membetahkannya bergaul dengan berbagai buku buku asing dan ratusan novel Belanda Malamnya dia mengamen di Hotel de Boer, hotel khusus untuk tamu tamu kulit putih.Pada 1926, ia selesai dari MULO, masuk sekolah lanjutan atas AMS di Bandung, sekolah termahal di Hindia Belanda saat itu Di sekolah itu, dia bergabung dalam Himpunan Teater Mahasiswa Indonesia Batovis sebagai sutradara, penulis skenario, dan juga aktor Hasil mentas itu dia gunakan untuk membiayai sekolah yang ia dirikan, Tjahja Volksuniversiteit, Cahaya Universitas Rakyat.Di kalangan siswa sekolah menengah AMS Bandung, Syahrir menjadi seorang bintang Syahrir bukanlah tipe siswa yang hanya menyibukkan diri dengan buku buku pelajaran dan pekerjaan rumah Ia aktif dalam klub debat di sekolahnya Syahrir juga berkecimpung dalam aksi pendidikan melek huruf secara gratis bagi anak anak dari keluarga tak mampu dalam Tjahja Volksuniversiteit.Aksi sosial Syahrir kemudian menjurus jadi politis Ketika para pemuda masih terikat dalam perhimpunan perhimpunan kedaerahan, pada 20 Februari 1927, Syahrir termasuk dalam sepuluh orang penggagas pendirian himpunan pemuda nasionalis, Jong Indonesie Perhimpunan itu kemudian berubah nama jadi Pemuda Indonesia yang menjadi motor penyelenggaraan Kongres Pemuda Indonesia Kongres monumental yang mencetuskan Sumpah Pemuda pada 1928.Sebagai siswa sekolah menengah, Syahrir sudah dikenal oleh polisi Bandung sebagai pemimpin redaksi majalah himpunan pemuda nasionalis Dalam kenangan seorang temannya di AMS, Syahrir kerap lari digebah polisi karena membandel membaca koran yang memuat berita pemberontakan PKI 1926 koran yang ditempel pada papan dan selalu dijaga polisi agar tak dibaca para pelajar sekolah.Syahrir melanjutkan pendidikan ke negeri Belanda di Fakultas Hukum, Universitas Amsterdam, Leiden Di sana, Syahrir mendalami sosialisme Secara sungguh sungguh ia berkutat dengan teori teori sosialisme Ia akrab dengan Salomon Tas, Ketua Klub Mahasiswa Sosial Demokrat, dan istrinya Maria Duchateau, yang kelak dinikahi Syahrir, meski sebentar Kelak Syahrir menikah kembali dengan Poppy, kakak tertua dari Soedjatmoko dan Miriam Boediardjo.Dalam tulisan kenangannya, Salomon Tas berkisah perihal Syahrir yang mencari teman teman radikal, berkelana kian jauh ke kiri, hingga ke kalangan anarkis yang mengharamkan segala hal berbau kapitalisme dengan bertahan hidup secara kolektif saling berbagi satu sama lain kecuali sikat gigi Demi lebih mengenal dunia proletar dan organisasi pergerakannya, Syahrir pun bekerja pada Sekretariat Federasi Buruh Transportasi Internasional.Selain menceburkan diri dalam sosialisme, Syahrir juga aktif dalam Perhimpunan Indonesia PI yang ketika itu dipimpin oleh Mohammad Hatta Di awal 1930, pemerintah Hindia Belanda kian bengis terhadap organisasi pergerakan nasional, dengan aksi razia dan memenjarakan pemimpin pergerakan di tanah air, yang berbuntut pembubaran Partai Nasional Indonesia PNI oleh aktivis PNI sendiri Berita tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan aktivis PI di Belanda Mereka selalu menyerukan agar pergerakan jangan jadi melempem lantaran pemimpinnya dipenjarakan Seruan itu mereka sampaikan lewat tulisan Bersama Hatta, keduanya



Comments Renungan dan Perjuangan

  • Pandasurya

    Mungkin tak banyak yang tau bahwa seorang Sjahrir bisa begitu mahir melukiskan keindahan tanah airnyaIa menulis tentang keindahan negrinya di sebelah timur yang laksana dongeng:Alangkah indahnya bagian timur Indonesia ini. Dalam perjalanan ke mari banyak keindahan alam yang kami lihat. Sepanjang pantai Sulawesi terbentang lautan biru yang indah sekali, kadang2 terang dan tembus cahaya seperti indung mutiara, kadang2 biru tua, tapi keindahannya selalu murni. Laut tetap tenang jadi kami bisa menik [...]


  • nanto

    Belum punya bukunya, apalagi baca dan bolak-balik halamannya. Hasil dari googling menghasilkan beberapa hal.Sjahrir mengutip baris dari sajak penyair Jerman, Friedrich Schiller. Dalam teks aslinya kutipan itu berbunyi:und setzt ihr nicht das Leben ein, nie wird euch das Leben gewonnen sein (hidup yang tak dipertaruhkan, tak akan pernah dimenangkan). (lihat Pidato Ignas Kleden)Kedekatannya pada rakyat tidak menghilangkan kritiknya terhadap kecenderungan bangsa ini untuk mencintai fasisme. Sehingg [...]


  • Abdul Wahid Muhaemin

    Pada masa yg telah menjadi sejarah ini, Sjahrir menggambarkan pada kita suatu potret jurang intelek antara dunia Timur dan Barat yg sungguh sangat meyedihkan. Salah satu sebab utama adalah kurang adanya pemikir-pemikir individual yg sungguh-sungguh membandingkannya, menganalisis, dan menafsirkan kebudayaan Timur maupun Barat menurut nilai-nilai yg berlaku bagi keduanya. Ada buku2 tentang dunia Timur karangan orang Barat dan buku2 tentang dunia Barat karangan orang timur, tetapi sedikit sekali ju [...]


  • Gordon

    SULTAN SYAHRIR,PEMIKIRANNYA TENGGELAM OLEH KONFLIK INTERNAL POLITK DI ZAMANNYA


  • Artheo Theo

    keren


Your email address will not be published. Required fields are marked *
Name *
Email *
Website
  • [PDF] Download ↠ Renungan dan Perjuangan | by ✓ Sutan Sjahrir H.B. Jassin
    483 Sutan Sjahrir H.B. Jassin
  • thumbnail Title: [PDF] Download ↠ Renungan dan Perjuangan | by ✓ Sutan Sjahrir H.B. Jassin
    Posted by:Sutan Sjahrir H.B. Jassin
    Published :2019-07-04T00:01:56+00:00