Best Read [Pringadi Abdi Sungging Raga] æ Simbiosa Alina || [Chick Lit Book] PDF ☆

By Pringadi Abdi Sungging Raga | Comments: ( 525 ) | Date: ( Jun 05, 2020 )

Kamu seperti hujan yang datang menghapus bau bau kematian di hatiku yang telah gersang oleh kemarau Bait Bait Hujan Pringadi Abdi Bagaimana kau membayangkan seorang wanita yang menjelma sebatang pohon, hidup selama puluhan tahun, dan tak pernah kembali menjadi manusia Sebatang Pohon di Loftus Road Sungging Raga Ada berbagai cerita dalam kumpulan cerita pendek kedua pKamu seperti hujan yang datang menghapus bau bau kematian di hatiku yang telah gersang oleh kemarau Bait Bait Hujan Pringadi Abdi Bagaimana kau membayangkan seorang wanita yang menjelma sebatang pohon, hidup selama puluhan tahun, dan tak pernah kembali menjadi manusia Sebatang Pohon di Loftus Road Sungging Raga Ada berbagai cerita dalam kumpulan cerita pendek kedua pengarang ini Menggugah, menggigit, membuatmu mengernyit Barangkali, seperti kutipan Sungging Raga di bawah ini Konon, inilah yang disebut cerita pendek surealis Segala sesuatu bisa terjadi meski sama sekali tidak masuk akal.


  • Title: Simbiosa Alina
  • Author: Pringadi Abdi Sungging Raga
  • ISBN: 9786020302973
  • Page: 492
  • Format: Paperback

About Author:

Pringadi Abdi Sungging Raga

Pringadi Abdi Surya Dilahirkan di Palembang, 18 Agustus 1988 Pernah terpilih menjadi Duta Bahasa Sumatra Selatan 2009 Juga mengikuti Makassar International Writers Festival 2014 dan menjadi salah satu penulis terpilih dalam Asean Japan Residency Program di Asean Literary Festival 2016 nanti Sekarang, bertugas di Ditjen Perbendaharaan Negara Hobinya jalan jalan Catatan pribadinya bisa dilihat di catatanpringadi



Comments Simbiosa Alina

  • Rajif Duchlun

    By Rajif DuchlunBagaimana kau membayangkan seorang wanita yang menjelma sebatang pohon, hidup selama puluhan tahun, dan tak pernah kembali menjadi manusia (Penggalan cerpen Sebatang Pohon di Loftus Road, Sungging Raga)NGGALAN cerpen tersebut merupakan salah satu cerpen yang terdapat dalam kumpulan cerpen (kumcer) Simbiosa Alina. Kumcer Simbiosa Alina yang didalamnya memuat sepuluh cerpen Sungging Raga, dan sepuluh cerpen Pringadi Abdi adalah cerita-cerita apik yang terkadang mendobrak jendela be [...]


  • Teguh Affandi

    Aku nggak berani ngomentari cerpen pada belahan pertama, punya Sungging Raga. Bisa-bisa abis baca reviews ini dia bakal ngutuk aku jadi sebatang pohon di dekat jamban UGM. Aku nggak mau. Apalagi sudah lama dia menaruh ketidaksukaan secara pribadi kepadaku. So keep calm saja untuk cerpen Sungging Raga. Apalagi dia pernah mengatakan Goodread medan pembantaian. Satu lagi nggak suka dengan sampul buku ini, karena aku termasuk orang yang cerewet masalah sampul, beda dengan keindahan sampulnya "Surga [...]


  • Ian Atherside

    Ummmapa ya? :D saya nggak suka kavernya. ahak hak hak. berasa penuh warna gitu dan nggak bakal abadi (tabokin =))). saya yakin, jika buku ini sukses dan dicetak ulang, maka kavernya akan diganti. iya kali yak biar penyegaran. ahak hak hak. tapi begitulah, mungkin. untuk isi, saya suka. nggak terlalu banget karena ngerasa sampai saat ini saya sulit menikmati karya dan mengategorikan kesukaan saya sampai level "suka banget". yang saya sukai di buku ini, kepiawaian Sungging Raga. orang ini memang m [...]


  • Reananda

    Tentang sepasang kekasih yang menikmati sore di bangku taman, tentang kakek nenek yang bergenggaman tangan di Stasiun Lempuyangan, tentang dua orang yang berpelukan dan bertukar puisi di tepi tebing curam, tentang hujan yang merontokkan segenap kerinduan.Bisa dikatakan, Simbiosa Alina bicara melulu soal cinta dan kenangan. Namun dia tidak membosankan? Hebat bukan?Baru kali ini saya memberi nilai 4 untuk kumpulan cerpen. Biasanya di bawah itu.Silakan kunjungi blog saya untuk membaca review yang l [...]


  • Yovano N.

    ah. kupikir Pringadi menulis cerpen surealis juga (seperti dalam "Dongeng Afrizal"), ternyata tidak. anyway, saya sukses jatuh cinta pada beberapa cerpen milik Sungging Raga. overall, buku ini merupkan karya sastra yang patut diacungi jempol.


  • Nastiti

    Cerpen favorit saya di kumcer ini adalah Pelukis dari St. Mary's. Mungkin karena saya suka dengan Girl with A Pearl Earrings yang juga bercerita tentang lukisan, mungkin juga karena perasaan seorang pekerja seni begitu terasa dalam tiap kata yang terangkai dalam cerpen ini.


  • Dian Nafi

    jadi pingin ke malimbu, kemaro dan cataluna;)


  • Rina Rinz

    Cinta satu kata ribuan kisah takkan habis bila bicara soal cinta dan turunannya. Tentang kepedihan karena cinta yang tiada berkesudahan. Tentang luka karena tak bisa menggenggam cinta, dan masih banyak lagi Semuanya bisa ditemui dalam dua puluh kisah di buku ini.Entah apa yang ada di benak Sungging dan Pring ketika menuangkannya dalam rangkaian kata, yang jelas membacanya tak cukup sekali untuk bisa mengerti. Tak melulu, ada beberapa yang memang imajinasiku tak sampai hanya dengan selintas mata. [...]


  • Vitalia Ze

    Manis, Legit dan Membuai. Tiga kata inilah ini yang mungkin dapat mewakili penilaian saya terhadap buku kumcer ini. Dengan sampul yang feminin yang cantik cukup membuat saya jatuh hati untuk segera mebacanya. Pada cerpen pertama Simbiosa, saya sudah mulai dibuat terlena dengan dialog-dialognya yang penuh rayuan manis namun legit karena begitu jenaka nan membuai pikiran dan perasaaan. Ah mungkin saya yang terlalu sentimental seperti salah satu tokohnya di cerpen Sebatang Pohon di Taman Elfwood. D [...]


  • Anggrek

    Kumpulan cerpen ini terbagi dua, bagian pertama berjudul Simbiosa yaitu karangan Sungging Raga, dan bagian kedua berjudul Alina yaitu kumpulan cerpen karangan Pringadi Abdi Surya.Perpaduan cerpen-cerpen di dalamnya selalu bisa membuat saya terenyuh, terutama deskripsi milik Pringadi yang selalu mengingatkan saya pada kata-kata "dua jalan menuju surga".Buku ini pun bagi saya ada dua jalan menuju "kenikmatan kata"


  • Tenni Purwanti

    Saya sering makan sesuatu yang tidak begitu enak dulu, lalu menutupnya dengan makanan yang paling enak. Dan saya pun akhirnya puas ‘melahap’ buku ini karena menggunakan konsep itu.Sila baca review lengkapnya di link berikut :rosepr1ncess/2014


  • Fahrul Khakim

    Masing-masing penulis punya karakter yang berbeda.Cerpen Mas Sungging sarat surealis dan penuh ketegangan. sedangkan cerpen Mas Pring tampak realis. Saya agak kaget saat berpindah dari cerpen Mas Sungging ke Mas Pring.


  • Amaya

    Ya, rasanya saya setuju, seharusnya menyediakan fitur setengah bintang.It's 3,5 stars. My review's on progress.


  • Nur Liah

    like


  • Riesna Zasly

    karya yang benar2 dengan semangat barueni tema yang diadun dalam plot yang kreatif meski temanya biasa sahaja


  • Rose Gold Unicorn

    this. is. cool. seriously.


  • Adek

    Saya akhirnya menyerah membaca kumcer ini. Cukup untuk satu alasan bahwa cerpen Senja di Taman Ewood itu tidak hanya terinspirasi oleh cerpennya SGA, tapi nyontek ide. :)


Your email address will not be published. Required fields are marked *
Name *
Email *
Website
  • Best Read [Pringadi Abdi Sungging Raga] æ Simbiosa Alina || [Chick Lit Book] PDF ☆
    492 Pringadi Abdi Sungging Raga
  • thumbnail Title: Best Read [Pringadi Abdi Sungging Raga] æ Simbiosa Alina || [Chick Lit Book] PDF ☆
    Posted by:Pringadi Abdi Sungging Raga
    Published :2020-03-18T03:20:33+00:00