Free Read [Cookbooks Book] ✓ Ibu Pergi ke Surga - by Sitor Situmorang ↠

By Sitor Situmorang | Comments: ( 733 ) | Date: ( Dec 10, 2019 )

Inilah sala

mistar kesusasteraan Indonesia yang ditulis oleh sasterawan terkemuka, Sitor Situmorang.Kumpulan cerpen Ibu Pergi ke Surga ini adalah gabungan tiga kumpulan cerpen Sitor ditambah dengan beberapa cerpen yang masih tercecer dari periode 1950 an dan 1970 an Kumpulan cerpen ini disusun dengan berusaha mengikuti alur kronologi tahun terbitnya cerpen di majalahInilah sala

mistar kesusasteraan Indonesia yang ditulis oleh sasterawan terkemuka, Sitor Situmorang.Kumpulan cerpen Ibu Pergi ke Surga ini adalah gabungan tiga kumpulan cerpen Sitor ditambah dengan beberapa cerpen yang masih tercecer dari periode 1950 an dan 1970 an Kumpulan cerpen ini disusun dengan berusaha mengikuti alur kronologi tahun terbitnya cerpen di majalah Cerpen yang tidak dimuat dalam majalah, tetapi langsung muncul dalam kumpulan secara kronologis dianggap terbit sama dengan tahun terbitnya kumpulan Sebagai contoh adalah cerpen Harimau Tua dari kumpulan cerpen Pertempuran dan Salju di Paris dianggap terbit pada 1956 Atau cerpen Jatmika dan Jatmiko dianggap sama dengan terbitnya kumpulan cerpen Pangeran 1963 Begitu juga Perjamuan Kudus , Kasim , dan Kehidupan Daerah Danau Toba yang tahun terbitnya sama dengan Danau Toba 1981.Seperti dalam puisi puisinya, Sitor dengan cerpen cerpennya pun tidak hanya menunjukkan bukan saja kemampuan puitiknya yang memuaskan dari segi penikmatan bahasa, juga kekayaan batin dari pemikiran pemikiran yang padu.


  • Title: Ibu Pergi ke Surga
  • Author: Sitor Situmorang
  • ISBN: 979373188
  • Page: 417
  • Format: Paperback

About Author:

Sitor Situmorang

Sitor Situmorang lahir di Harianboho, Samosir, Sumatera Utara, 2 Oktober 1923 , dengan nama Raja Usu, adalah wartawan, sastrawan, dan penyair Indonesia Ayahnya adalah Ompu Babiat Situmorang yang pernah berjuang melawan tentara kolonial Belanda bersama Sisingamangaraja XII.Sitor menempuh pendidikan di HIS di Balige dan Sibolga serta MULO di Tarutung kemudian AMS di Jakarta Ia sempat berkelana ke Amsterdam dan Paris 1950 1952 Tahun 1956 57 ia memperdalam ilmu sinematografi di Universitas California Setelah keluar dari tahanan politik, ia tinggal di Leiden 1982 1990 lalu Islamabad 1991.Karirnya dimulai sebagai wartawan harian Suara Nasional Tarutung, 1945 , Waspada Medan,1947 , Berita Indonesia, dan Warta Dunia Jakarta, 1957 Ia pernah menjadi dosen Akademi Teater Nasional Indonesia Jakarta , anggota MPRS dari kalangan seniman, Ketua Lembaga Kebudayaan Nasional 1959 65 , lalu ditahan pemerintahan Orde Baru.Karyanya antara lain kumpulan cerpen Pertempuran dan Salju di Paris 1956 mendapat hadiah sastra nasional 1955, kumpulan sajak Peta Perjalanan memperoleh hadiah dari Dewan Kesenian Jakarta 1976, otobiografi Sitor Situmorang Sastrawan 45, Penyair Danau Toba 1981 sejarah lokal Toba na Sae 1993 dan Guru Somalaing dan Modigliani Utusan Raja Rom 1993.



Comments Ibu Pergi ke Surga

  • Helvry Sinaga

    Buku ini merupakan kumpulan cerita pendek lengkap karya Sitor Situmorang. 23 Cerita pendek yang ditulis dalam kurun waktu Maret 1950 s.d. 1981. Cerita pendeknya ini dipengaruhi oleh kecintaan akan kampung halaman yang berlatar pengalaman dunia tradisi batak serta pengalamannya selama di Eropa. Lewat cerpen Fontenay Aux Roses, diketahui bahwa Prancis menjadi tempat Sitor muda menghabiskan waktu dengan mengobrol dan minum. Saat itu, sedang berkembang fisafat Eksistensialisme yang ditemukan oleh Sa [...]


  • Indah

    This book is a bundle of short stories. I was in awe reading it. Mr. Sitor is a real master in Bahasa Indonesia. He kept me surprised with the way he played with words to unfold his story. He is also very good in taking the readers away to places far away. A true story teller, who had produced, though not so many, masterpieces. And this short stories edition, which was constructed by gathering his old works published in local newspaper, is really a gem.


  • Karlina

    Sangat-sangat suka sama buku ini. Saya tak terlalu bisa menjelaskannya tapi cerpen-cerpennya sangat renyah dan gurih.


  • Sanya

    Beberapa cerpen sulit saya pahami, tetapi beberapa yang saya pahami, saya sukai. Salah satu cerpen dalam kumpulan cerpen ini menunjukkan solidaritas suku Batak di tanah rantau, dalam cerita ini, Jakarta. Selain itu, banyak pula cerpen lain dalam kumpulan cerpen ini menunjukkan adat dan masyarakat di tanah utara Sumatra, tempat asal penulis kumpulan cerpen ini.Salah satu kekurangannya, menurut saya, ada beberapa cerpen yang tidak konsisten menggunakan “saya” atau “aku”.


  • Rahmadi Fajar Himawan

    Salju telah tebal di jalanan dan di atap Paris. Ia berjalan, lalu berhenti menoleh. Jejaknya mencekam dalam salju.Salju jatuh, bertimbun sedikit demi sedikit meliputi lubang jejak, menutupi lumpurnya, hingga putih kembali. Putih seperti jalan sunyi di hadapannya.-hal.61Kumpulan cerpen yang puitis dalam segi kesegaran bahasa dan penggalian makna.


  • Elham Rebel

    puisi meleleh dari lilin kata-kata. dan jika kata-kata Pak Sitor adalah panjut yang mengisi lilin, maka saya adalah udara yang terpanggang kebakaran


Your email address will not be published. Required fields are marked *
Name *
Email *
Website
  • Free Read [Cookbooks Book] ✓ Ibu Pergi ke Surga - by Sitor Situmorang ↠
    417 Sitor Situmorang
  • thumbnail Title: Free Read [Cookbooks Book] ✓ Ibu Pergi ke Surga - by Sitor Situmorang ↠
    Posted by:Sitor Situmorang
    Published :2019-09-24T16:31:41+00:00